Tampilkan postingan dengan label Computer Security. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer Security. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Januari 2024

Pertama-tama, dalam debat Capres 2024, isu keamanan cyber menjadi salah satu fokus utama, setidak - tidaknya dengan mengedepankan empat pilar strategis untuk mengatasi tantangan keamanan digital yang semakin kompleks. Berikut saya coba sampaikan analisis sederhana terkait aspek-aspek tersebut:


Update dan Tingkatkan Semua Software

Kandidat Capres berkomitmen untuk menghadirkan era baru keamanan cyber dengan memprioritaskan pembaruan dan peningkatan perangkat lunak secara berkala. Dengan menyadari bahwa kelemahan keamanan sering kali terletak pada versi perangkat lunak yang ketinggalan zaman, pemerintahan baru harus mengimplementasikan kebijakan yang mewajibkan semua entitas, baik pemerintah maupun swasta, untuk secara rutin mengupdate perangkat lunak mereka. Hal ini tidak hanya melibatkan sistem operasi dan aplikasi utama, tetapi juga perangkat lunak keamanan untuk menjaga ketahanan terhadap ancaman terbaru.

Batasi Akses Kontrol Akun

Dalam upaya untuk mencegah akses yang tidak sah dan mengurangi risiko serangan dari dalam, pemerintahan baru harus menerapkan kebijakan ketat terkait dengan kontrol akses akun. Ini termasuk penerapan prinsip least privilege, di mana setiap akun hanya memiliki akses yang diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya. Sistem otentikasi yang kuat dan pengelolaan identitas yang cermat akan menjadi prioritas, menjadikan keamanan akun sebagai lapisan pertahanan yang krusial.

Buat Rencana Pemulihan Sistem yang Komprehensif

Kandidat Capres harus menyoroti pentingnya kesiapan dalam menghadapi serangan cyber dengan merumuskan rencana pemulihan sistem yang komprehensif. Rencana ini mencakup langkah-langkah darurat, prosedur pemulihan data, dan rencana komunikasi yang efektif untuk menjaga kontinuitas operasional. Pemulihan yang cepat dan efisien menjadi kunci dalam mengatasi dampak serangan, sehingga organisasi dapat segera pulih dan melanjutkan kegiatan normal.

Instal Firewall dan Perangkat Lunak Antivirus

Kandidat Capres harus menegaskan komitmennya untuk melindungi infrastruktur digital dengan penerapan teknologi keamanan yang andal. Ini mencakup instalasi firewall yang canggih untuk memantau dan mengelola lalu lintas data, serta perangkat lunak antivirus yang terkini untuk mendeteksi dan menghapus ancaman malware. Selain itu, akan ada investasi yang signifikan dalam penelitian dan pengembangan untuk memastikan bahwa perangkat lunak keamanan terus beradaptasi dengan ancaman yang berkembang.

Dengan empat pilar strategis ini, mudah-mudahan sedikit memberikan tujuan untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan dapat diandalkan, menjadikan keamanan cyber sebagai prioritas utama untuk melindungi kepentingan pertahanan nasional dan masyarakat secara keseluruhan.

Kamis, 15 April 2021

 Akhir akhir ini banyak pemberitaan tentang indikasi terjadinya fraud, baik di pemerintahan maupun di perusahaan. Dalam hal ini, barangkali saya sedikit ingin mengulas tentang fraud. Sebenarnya apasih fraud itu? 


Fraud (kecurangan) itu sendiri secara umum merupakan suatu perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh orang-orang dari dalam dan atau luar organisasi, dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan atau kelompoknya yang secara langsung merugikan pihak lain. 

Oleh karenanya, fraud ini sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan kehilangan integritas dari sebuah perusahaan, apalagi perusahaan keuangan. 

Masalah fraud

Sebetulnya apa sebetulnya masalah fraud ini, paling tidak ada 3. Pertama adanya peluang untuk melakukan fraud itu sendiri. Kedua kurangnya pengawasan dari internal organisasi. Ketiga ada niat dari pelaku fraud itu sendiri. Misalnya dari beberapa kasus yang banyak terjadi, itu karena adanya niat dari pelaku ditambah lagi kurang nya pengawasan. Lalu apa solusinya?

Sebetulnya banyak solusi, misalnya pola rekrutmen yang ditingkatkan, pola pendidikan di organisasi yang selalu di update, dan lain sebagainya. Namun, di era industri 4.0 sekarang ini, harusnya mitigasi itu sudah menggunakan teknologi. Misalnya menggunakan teknologi Artificial Intelegent untuk mendeteksi dini fraud. 

AI saat ini memang banyak digunakan untuk mendeteksi fraud, terutama di dunia perbankan. Dengan teknologi ini diharapkan AI bisa mendeteksi secara dini tindakan fraud, sehingga trust perusahaan semakin bisa dipercaya oleh customer.

Minggu, 05 Juli 2020

Open banking adalah sistem yang menyediakan data jaringan lembaga keuangan dan perbankan kepada pengguna melalui penggunaan antarmuka pemrograman aplikasi (API).
Standar Perbankan Terbuka mendefinisikan bagaimana data keuangan harus dibuat, dibagikan, dan diakses. Oleh karena itu antar bank satu dengan bank lainnya tidak ada keterbatasan bagi customer. Dengan demikian akan mempermudah customer untuk transaksi dan memanage keuangan.
Lantas apa tantangan bagi BPD di Indonesia? Jelas, yang menjadi tantangan adalah infrastruktur SI/TI bagi perusahaan. Di banyak bank, belum maksimal nya tata kelola SI/TI yang sesuai standar, baik itu standar jaringan, standar data, standar keamanan, maupun standar tata kelola SI/TI itu sendiri. Selain infrastruktur, orang-orang yang terlibat di perusahaan tersebut harus memiliki kompetensi di bidangnya.
Lalu apa peluang bagi BPD?
Banyak sekali peluang jika open banking ini diterapkan, pertama efisiensi operasional bagi perbankan. Karena tidak ada lagi batas antara BPD satu dengan BPD yang lain bahkan bank nasional maupun internasional. Kedua, membuka peluang baru bagi marketplace untuk transaksi terbuka dengan API di bank. ketiga mempermudah akses bagi Umkm di indonesia tanpa harus datang dan transaksi di kantor maupun cabang bank tersebut. Cukup dari rumah bisa memanage sistem keuangan sendiri dari berbagai bank. Dari sisi pembiayaan juga membuka kesempatan kepada para debitur untuk akses pembiayaan dengan mudah tanpa harus pengajuan secara langsung ke bank yang satu maupun bank yang lainnya.

Minggu, 02 November 2014

VIRUS KOMPUTER
Virus Komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke selmakhlukhidup.
Virus Komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

SPAM
Spam atau bisa juga berbentuk junk mail adalah penyalahgunaan sistem pesan elektronik untuk mengirim berita iklan dan keperluan lainnya secara massal. Umumnya, spam menampilkan berita secara bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Pada akhirnya, spam dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web. Orang yang menciptakan spam elektronik disebut spammers.
Bentuk spam yang dikenal secara umum meliputi : spam suratelektronik, spam pesaninstan, spam Usenet newsgroup, spam mesinpencari informasi web (web search engine spam), spam blog, spam wiki, spam iklanbaris dan spam jejaringsosial.
Beberapa contoh lain dari spam, yaitu pos-el berisi iklan, surat masa singkat (SMS) pada telepongenggam, berita dalam suatu forum kelompok warta berisi promosi barang yang tidak terkait dengan kegiatan kelompok warta tersebut, spamdexing yang menguasai suatu mesinpencari (search engine) untuk mencari popularitas bagi suatu URL tertentu, berita yang tak berguna dan masuk dalam blog, buku tamu situs web, Transmisi faks, iklan televisi & spam jaringan berbagi

PENYADAPAN KOMPUTER
Kejahatan PENYADAPAN lewat komputer atau PC, yang mana sasarannya adalah untuk mecuri data penting yg berhubungan dengan "online banking, money transfer, transaksi kartu kredit, online booking, rahasia perusahaan.
Periksalah bagian belakang dari komputer yg akan anda gunakan, apakah anda menemukan "Device" (alat) seperti gambar dibawah ini ?

Jika ya, maka jangan menggunakan komputer tersebut !!!
Additional Adapter (adaptor tambahan)
Device atau adaptor tambahan tersebut dipasang pada bagian ujung dari kabel keyboard yang kemudian dihubungkan pada CPU komputer, sehingga alat ini dapat menyimpan semua data yg terketik lewat keyboard.
Mengingat bahayanya, kemungkinan besar lokasi penggunaan alat penyadap ini adalah di warnet, pusat eksebisi/pameran, hotel, fasilitas internet gratis di bandara atau airport, dsb.

Untuk itu waspada dan berhati2lah jika menggunakan internet di tempat2 seperti itu jika anda ingin mengecek rekening bank online anda, transaksi kartu kredit atau booking online. Karena setelah anda selesai mengguna kannya, akan mudah bagi si penyadap untuk membuka kembali nomor rekening bank anda, dikarenakan semua data yang telah anda ketik akan tersimpan dalam "black device atau alat penyadap" tersebut.

CARDING (Penipuan Kartu Kredit)
Carding adalah istilah yang digunakan untuk pencurian dan penipuan yang dilakukan menggunakan kartu kredit atau mekanisme pembayaran yang sama sebagai sumber penipuan dana dalam suatu transaksi.
Tujuannya mungkin untuk memperoleh barang tanpa membayar, atau untuk memperoleh dana yang tidak sah dari account. penipuan kartu kredit juga merupakan tambahan bagi pencurian identitas
Carding adalah istilah yang digunakan untuk proses untuk memverifikasi keabsahan data kartu dicuri. Pencuri menyajikan informasi kartu pada situs Web yang memiliki pemrosesan transaksi real-time.
Jika kartu tersebut berhasil diproses, si pencuri tahu bahwa kartu masih bagus. Item yang khusus dibeli tidak material, dan pencuri tidak perlu membeli suatu produk yang sebenarnya; berlangganan situs Web atau sumbangan amal akan cukup.
Pembelian tersebut biasanya untuk jumlah uang yang kecil, baik untuk menghindari penggunaan batas kartu kredit, dan juga untuk menghindari menarik perhatian penerbit kartu. Sebuah website yang dikenal rentang terhadap carding dikenal sebagai website cardable.

SERANGAN DoS (denial-of-service attacks)
adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.
Dalam sebuah serangan Denial of Service, si penyerang akan mencoba untuk men cegah akses seorang pengguna terhadap system atau jaringan dengan menggunakan beberapa cara, sebagai berikut :
1. Membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga lalu lintas jaringan yang datang dari pengguna yang terdaftar menjadi tidak dapat masuk ke dalam sistem jaringan. Teknik ini disebut sebagai traffic flooding.
2. Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah layanan jaringan yang disedakan oleh sebuah host sehingga request yang datang dari pengguna terdaftar tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut. Teknik ini disebut sebagai request flooding.
3. Mengganggu komunikasi antara sebuah host dan kliennya yang terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk dengan mengubah informasi konfigurasi sistem atau bahkan perusakan fisik terhadap komponen dan server

Jenis-jenis CYBER CRIME
Berdasarkan Jenis Aktivitasnya
1. Unauthorized Access.
Terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik system jaringan komputer yang dimasukinya.  Probing dan Port Scanning merupakan contoh dari kejahatan ini.
Aktivitas “Port scanning” atau “probing” dilakukan untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target.
2. Illegal Contents
Merupakan kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
3. Penyebaran Virus Secara Sengaja
Penyebaran virus umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Seringkali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.
Contoh kasus : Virus Mellisa, I Love You, dan Sircam.
4. Data Forgery
Kejahatan jenis ini bertujuan untuk memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di Internet.
5. Cyber Espionage, Sabotage and Extortion
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain dengan memasuki sistem jaringan computer pihak sasaran.
6. Cyberstalking
Dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya menggunakan e-mail dan dilakukan berulang-ulang. Kejahatan tersebut menyerupai terror yang ditujukan kepada seseorang dengan memanfaatkan media internet.
7. Carding
Merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.
8. Hacking dan Cracking
Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang mempunyai minat besar untuk mempelajari system computer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Besarnya minat yang dimiliki seorang hacker dapat mendorongnya untuk memiliki kemampuan penguasaan sistem di atas rata-rata pengguna. Jadi, hacker memiliki konotasi yang netral.
Aktivitas cracking di internet memiliki lingkungan yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran.
9. Cybersquatting and Typosquatting
Merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal.
Typosquatting adalah kejahatan dengan membuat domain yang mirip dengan nama domain orang lain.
10. Hijacking
Merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain. Yang paling sering terjadi adalah Software Piracy (pembajakan perangkat lunak)
11. Cyber Terorism
Suatu tindakan xybercrime termasuk cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer.

Kolam Inspiratif

“Teknologi informasi dan bisnis menjadi saling terjalin dengan erat. Saya tak berpikir siapa pun dapat berbicara salah satunya dengan penuh makna tanpa membicarakan satu yang lainnya”

Arsip

Flickr Images

About us

Populer

Biografi Tokoh

Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie
Prof. Dr.(H.C.) Dahlan Iskan

Materi Kuliah IT

Image Retrieval
Computer Security
Riset Teknologi
Interaksi Manusia dan Komputer
Rekayasa Perangkat Lunak
Sistem Informasi
Grafika Komputer